Kolaka Bangkit Bersama Smelter Merah Putih, Bupati: Kontribusinya Nyata
Deliksultra.com, Kolaka – Pembangunan dan beroperasinya Smelter Merah Putih milik PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria Corp) di Kabupaten Kolaka membawa perubahan signifikan bagi daerah tersebut.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Bupati Kolaka, Amri Djamaluddin, yang menyebut kehadiran smelter sebagai tonggak penting dalam transformasi ekonomi lokal.
“Smelter ini bukan hanya simbol kemajuan industri, tapi juga memberikan kontribusi nyata bagi Kabupaten Kolaka,” ujar Amri dalam keterangannya.
Menurutnya, wilayah yang sebelumnya didominasi kawasan hutan dan relatif sepi itu mulai berubah drastis sejak kehadiran PT Ceria Corp pada 2022.
Dengan dukungan perbankan nasional seperti Bank Mandiri, perusahaan nasional tersebut membangun fasilitas pengolahan nikel canggih, seperti Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dan Rectangular Electric Furnace Line 1 berkapasitas 72 MVA, lengkap dengan infrastruktur pendukung seperti kantor dan mess karyawan.
Bupati Amri juga mengapresiasi langkah Ceria Corp dalam menghadirkan teknologi pengolahan nikel ramah lingkungan melalui konsep green nickel. Ia berharap teknologi ini menjadi standar baru yang diadopsi perusahaan lain di sektor yang sama.
Tak hanya dari sisi infrastruktur dan teknologi, dampak ekonomi dari kehadiran smelter juga mulai terasa. Salah satunya tercermin dari lonjakan Dana Bagi Hasil (DBH) sektor pertambangan yang diterima Kabupaten Kolaka. Jika sebelumnya DBH berada di angka Rp 100 hingga 200 miliar, tahun ini Kolaka memperoleh hingga Rp 900 miliar.
“Dengan beroperasinya Smelter Merah Putih, kami optimis penerimaan daerah dari sektor pertambangan akan terus meningkat,” kata Amri.
Selain kontribusi langsung ke kas daerah, PT Ceria juga menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar area tambang.
Reporter : Andri







