Terminal Lacaria Kolut Sepi Aktivitas, Warga Pertanyakan Manfaat
Deliksultra.com, Kolut – Terminal Tipe B Kolaka Utara atau yang lebih dikenal dengan sebutan Terminal Lacaria, yang baru saja diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, kini menuai sorotan publik.
Meski pembangunannya menelan anggaran hingga Rp3 miliar, terminal yang diharapkan menjadi pusat transportasi di Kolaka Utara itu justru tampak sepi dan belum berfungsi sebagaimana mestinya.
Pantauan di lapangan, fasilitas terminal berdiri megah namun nyaris tanpa aktivitas kendaraan maupun penumpang. Kondisi ini pun membuat masyarakat bertanya-tanya mengenai kebermanfaatan proyek tersebut.
Rizal, salah seorang warga Kolaka Utara, mengaku heran melihat terminal yang selalu sepi setiap kali ia melintas.
“Sepi sekali, padahal sudah diresmikan pak gubernur itu hari,” ujarnya kepada media.
Ia menilai, pemerintah daerah maupun instansi terkait perlu segera mengambil langkah agar terminal tersebut tidak terbengkalai.
“Paling tidak, ada aktivitas, sehingga tidak percuma dibangun ini terminal,” tambahnya.
Sebelumnya, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka saat peresmian telah mengingatkan agar Terminal Lacaria tidak hanya sebatas proyek seremonial. Ia menekankan pentingnya pengelolaan serta penyediaan fasilitas yang memadai untuk menarik minat pengguna jasa transportasi.
“Saya meminta agar terminal ini segera dilengkapi dengan fasilitas yang memadai agar memiliki daya tarik bagi pengguna,” tegasnya.
Kini, publik menanti langkah nyata pemerintah daerah dalam menghidupkan Terminal Lacaria agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Kolaka Utara.
Reporter : Andri







