KKN Tematik UHO Gali Persoalan dan Peluang Peternakan di Kelurahan Tobimeita
Deliksultra.com, Kendari – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama masyarakat dan pemangku kepentingan di Balai Pertemuan Kelurahan Tobimeita, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Sabtu (20/9/2025).
Kegiatan yang berlangsung pukul 16.00–17.30 WITA ini bertujuan menyusun program kerja KKN Tematik berbasis masalah, sehingga dapat menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
FGD dihadiri Lurah Tobimeita, Zulfadly Iskandar, S.Kom, Ketua RW, tokoh masyarakat, Ketua Koperasi Merah Putih, peternak sapi, peternak ayam, mahasiswa KKN Tematik Fakultas Peternakan UHO, serta dosen pembimbing lapangan. Jalannya diskusi dipandu oleh dosen Fakultas Peternakan UHO, Widhi Kurniawan, S.Pt., M.Si. Hadir pula perwakilan KKN Tematik dari Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan UHO.
Dalam forum, masyarakat mengungkapkan sejumlah persoalan di bidang peternakan. Di antaranya, masih banyak ternak sapi yang dilepas bebas sehingga kerap merusak lahan pertanian warga. Selain itu, ketersediaan pakan sapi masih sangat bergantung pada hijauan alam, tanpa adanya budidaya rumput maupun leguminosa secara terencana.
Untuk sektor unggas, warga rata-rata memelihara ayam kampung sekitar 300 ekor per periode produksi. Sementara peternakan ayam broiler dengan sistem kemitraan mulai berkembang hingga kapasitas 20 ribu ekor.
Masyarakat juga menyoroti keberadaan bantuan kandang Black Soldier Fly (BSF) dan maggot yang telah diberikan pemerintah kepada 31 kepala keluarga. Namun, fasilitas tersebut belum dimanfaatkan maksimal lantaran warga masih minim pengetahuan mengenai budidaya BSF dan pemanfaatan maggot.
Selain itu, usaha olahan hasil ternak seperti ayam geprek sudah mulai digeluti warga, namun mayoritas belum memiliki izin resmi maupun sertifikat halal. Padahal, Dinas Koperasi mensyaratkan kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta sertifikat halal agar pelaku usaha bisa mengikuti program pelatihan dan pendampingan.
Melalui FGD ini, masyarakat berharap adanya tindak lanjut berupa pelatihan, pendampingan, serta dukungan teknis dari pemerintah dan akademisi. Harapannya, sektor peternakan di Kelurahan Tobimeita dapat berkembang lebih maju, berkelanjutan, dan memberikan dampak ekonomi positif bagi warga.
Reporter : Andri







