PT Galaksi Mandiri Utama Diduga Hentikan Sepihak Servis Gratis Konsumen

waktu baca 2 menit

Deliksultra.com, Kendari – PT Galaksi Mandiri Utama selaku dealer resmi JCB di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), tengah menjadi sorotan. Perusahaan yang bergerak di bidang penjualan alat berat itu diduga melakukan pemutusan sepihak atas layanan servis gratis yang menjadi hak konsumen.

Keluhan ini disampaikan salah satu konsumen, yakni PT MRS, yang telah membeli enam unit alat berat dari perusahaan tersebut. Berdasarkan ketentuan yang dijelaskan saat transaksi, pembeli berhak mendapatkan 10 kali layanan servis gratis. Namun, PT MRS mengaku baru menerima dua kali layanan tersebut.

“Sesuai ketentuan, kami mendapat 10 servis gratis untuk pembelian 6 unit alat berat. Baru 2 kali kami servis, tiba-tiba dihentikan sepihak oleh Galaxy Mandiri Utama. Padahal masih sisa 8 kali lagi harusnya,” kata pihak PT MRS kepada media, Kamis (27/11/2025).

PT MRS menilai alasan pemberhentian layanan servis gratis tersebut tidak masuk akal dan terkesan melanggar hak konsumen. Mereka menyebut Galaksi Mandiri Utama berdalih adanya keterlambatan pembayaran melalui pihak leasing sebagai penyebab penghentian layanan.

“Alasanya karena ada keterlambatan pembayaran dari pihak leasing pihak ketiga tempat kami lakukan pembayaran. Tapi kan pada akhirnya kami bayar juga. Padahal juga soal keterlambatan kami bayar juga sudah disampaikan ke mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihak PT MRS menegaskan bahwa pada saat transaksi tidak pernah dijelaskan adanya ketentuan yang menyebutkan bahwa servis gratis bisa dihanguskan jika terjadi keterlambatan pembayaran.

“Tidak ada perjanjian atau disampaikan soal itu. Justru yang ada keputusan dihanguskan oleh PT Galaksi mandiri utama di head office mereka di Makassar. Kami sangat kecewa dengan pihak Galaxi Mandiri Utama karena memberhentikan sepihak servis gratis yang masih 8 kali harus kami dapatkan,” pungkasnya.

Reporter : Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *