Laga Panas Berujung Ricuh, Brimob dan Prajurit TNI Bentrok di Busel
Deliksultra.com, Busel – Bentrokan antar aparat keamanan terjadi di Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara. Insiden tersebut melibatkan personel Batalyon Pelopor B Brimob Polda Sultra dan prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 871/La Maindo.
Peristiwa itu terjadi di Lapangan Sepakbola Lakarada, Kelurahan Lakambau, Kecamatan Masiri, pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 17.30 Wita, saat berlangsung pertandingan sepak bola dalam babak penyisihan.
Salah seorang penonton berinisial R membenarkan adanya bentrokan tersebut. Ia mengaku situasi di lapangan mendadak tidak kondusif sehingga sejumlah penonton, termasuk perempuan dan anak-anak, panik dan berlarian menyelamatkan diri.
“Memang tadi pertandingannya sangat keras kedua tim. Jadi situasinya panas. Ini pertandingan penyisihan,” ujar R kepada kendarihariini.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 500 prajurit Yonif TP 871/La Maindo hadir di lokasi untuk menyaksikan pertandingan. Sementara itu, personel Brimob yang berada di lapangan berjumlah sekitar 25 orang.
Usai pertandingan, ratusan prajurit TNI dilaporkan mendatangi anggota Brimob. Awalnya, kedatangan tersebut diduga hanya untuk melakukan yel-yel, namun situasi berubah menjadi ricuh dan berujung pada dugaan aksi pemukulan terhadap anggota Brimob. Akibat kejadian itu, sejumlah personel Brimob dilaporkan mengalami luka-luka.
“Betul, kejadiannya seperti itu,” ujar salah seorang anggota polisi kepada kendarihariini.
Hingga berita ini diterbitkan, Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Iis Kristian belum memberikan keterangan resmi. Pesan konfirmasi yang dikirimkan jurnalis kendarihariini melalui WhatsApp pada Minggu malam belum mendapat respons.
Hal serupa juga terjadi pada Komandan Detasemen Polisi Militer (Denpom) XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, yang belum menjawab pertanyaan wartawan terkait insiden tersebut.
Reporter : Andri







