Pergoki Suami Sekamar dengan Wanita Lain, Istri di Kendari Dipukuli dan Diseret Keluar Rumah

waktu baca 3 menit

Deliksultra.com, Kendsri – Seorang perempuan bernama Ariffah Isna Amalia (25) melaporkan suaminya, Yuda (26), ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perzinahan. Laporan tersebut dilayangkan setelah Ariffah mengaku dianiaya saat memergoki suaminya bersama perempuan lain di rumah mereka, Sabtu (10/1/2026).

Kepada wartawan, Ariffah menceritakan peristiwa itu bermula ketika ia mendatangi rumah yang sebelumnya ia tempati bersama Yuda untuk mengambil pakaian pribadinya. Saat tiba, pintu depan rumah dalam keadaan terkunci dan tidak ada respons meski sudah diketuk berulang kali. Ariffah kemudian masuk melalui jendela di bagian dapur.

Ia lalu menuju kamar tidur untuk mengambil barang-barangnya. Namun pintu kamar juga terkunci. Setelah diketuk, Yuda membuka pintu. Kecurigaan Ariffah muncul ketika melihat pintu kamar mandi tertutup dari dalam, yang kemudian memicu pertengkaran.

Menurut pengakuannya, saat ia berusaha membuka pintu kamar mandi, Yuda justru marah dan melakukan kekerasan.
“Saya diangkat, dicakar, dibanting, lalu diseret keluar kamar,” ujar Ariffah, Minggu (11/1/2026).

Dalam kondisi tertekan, Ariffah mengaku terpaksa menuruti permintaan suaminya untuk meninggalkan rumah. Namun, ia kemudian mencari cara untuk memastikan kecurigaannya. Saat Yuda pergi mengambil sandal di dapur, Ariffah kembali masuk ke kamar, mengunci pintu, dan mendobrak kamar mandi.

“Di dalam kamar mandi saya menemukan perempuan bernama Sofia,” kata Ariffah.

Ia menduga perempuan tersebut merupakan selingkuhan suaminya yang bekerja di salah satu tempat hiburan malam di Kota Kendari. Ariffah mengaku sebelumnya sudah pernah memperingatkan perempuan itu agar tidak mendekati suaminya.

Keributan Berlanjut

Situasi semakin memanas ketika Yuda mengetahui Ariffah memergoki perempuan di dalam kamar mandi. Yuda disebut kembali mengamuk, mendobrak pintu kamar hingga rusak, lalu kembali menganiaya Ariffah.

Teriakan korban sempat mengundang perhatian warga sekitar, namun tidak ada yang berani melerai.
“Ada tetangga yang melihat, tapi mereka juga bingung karena ini urusan rumah tangga,” ucap Ariffah.

Tak lama kemudian, Yuda bersama perempuan tersebut meninggalkan rumah menggunakan mobil. Ariffah sempat mencoba mengejar dan bergantung di pintu kendaraan sebelum akhirnya melepaskan diri karena takut terjatuh.

Lapor Polisi dan Gugat Cerai

Akibat kejadian itu, Ariffah mengaku mengalami luka fisik dan trauma. Ia pun melaporkan Yuda dan perempuan yang bersamanya ke Polda Sultra atas dugaan KDRT dan perzinahan.

“Saya sudah melapor ke Polda Sultra dan juga sedang mengurus gugatan cerai,” tegasnya.

Versi Suami

Sementara itu, Yuda membantah telah melakukan KDRT maupun membawa Sofia ke dalam rumah. Ia mengaku perempuan yang bersamanya bukan Sofia, melainkan seseorang bernama Anggeline.

“Saya tidak membawa Sofia dan tidak melakukan KDRT. Itu hanya dugaan dia,” kata Yuda saat dikonfirmasi, Minggu (11/1/2026).

Hingga berita ini diturunkan, Sofia belum memberikan keterangan resmi.

Video Viral

Kasus ini turut diperkuat oleh beredarnya sebuah video penggerebekan yang diduga direkam oleh Ariffah. Dalam video tersebut, terlihat kondisi kamar yang berantakan, beberapa kondom, alat tes kehamilan, serta sprei dan kasur yang tampak basah.

Ariffah dalam video itu juga mempertanyakan keberadaan benda-benda tersebut dan mencurigai kamarnya digunakan untuk aktivitas lain, termasuk dugaan penyalahgunaan narkoba karena ditemukan beberapa korek api di dalam kamar.

Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

Reporter : Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *