Tak Sekadar Event, Pemkot Kendari Mulai Penataan Serius Pesisir Teluk
Deliksultra.com, Kendari – Wajah pesisir Teluk Kendari yang selama ini dipenuhi bangkai kapal mulai dibenahi. Tumpukan kapal rusak yang sebelumnya dibiarkan kini menjadi fokus utama penataan kawasan oleh pemerintah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggelar operasi penertiban di kawasan Papalimba. Sedikitnya 15 kapal terbengkalai ditargetkan untuk dibongkar dalam tahap lanjutan program revitalisasi pesisir.
Sekitar 1.000 personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, KSOP, hingga instansi daerah diterjunkan dalam kegiatan tersebut.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar pembersihan, tetapi bagian dari upaya mengembalikan fungsi teluk sebagai ruang publik.
“Selama ini kondisi pesisir kita kurang terawat. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengembalikan fungsi teluk agar bisa dinikmati masyarakat,” ujarnya, 1 April 2026.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata dilakukan karena adanya agenda internasional UCLG ASPAC 2026.
“Momentum ini memang bertepatan dengan UCLG ASPAC, tapi penataan lingkungan akan terus berlanjut. Ini bukan pekerjaan sesaat,” katanya.
Proses pembongkaran di lapangan dilakukan secara hati-hati. Kapal-kapal yang telah lama terbengkalai dipotong dan diangkat secara bertahap karena kondisi struktur yang sudah rapuh.
Siska turut meninjau langsung jalannya kegiatan dan mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung program tersebut.
“Ini kerja bersama. Tanpa kolaborasi semua pihak, penataan seperti ini tidak mungkin berjalan maksimal,” ungkapnya.
Ia pun mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga hasil dari penataan yang telah dilakukan.
“Kami berharap masyarakat juga ikut menjaga kebersihan teluk. Kalau hanya pemerintah yang bergerak, hasilnya tidak akan bertahan lama,” tandasnya.
Upaya ini diharapkan menjadi titik awal perubahan wajah Teluk Kendari menjadi kawasan pesisir yang lebih bersih, tertata, dan berkelanjutan.
Reporter : Andri







