Ada “Permainan” di Balik Tembok Rutan Kolaka? Modus Tong Sampah Bongkar Dugaan Keterlibatan Oknum

waktu baca 2 menit

Deliksultra.com, Kolaka – Upaya penyelundupan barang terlarang kembali terjadi di Rutan Kelas IIB Kolaka. Puluhan power bank ditemukan tersembunyi di dalam tong sampah kuning yang diduga hendak dibawa masuk ke blok hunian warga binaan.

Aksi itu terungkap setelah petugas mencurigai seorang warga binaan yang membawa tong sampah menuju area pemeriksaan. Saat diperiksa sebelum melewati pintu kontrol, petugas menemukan sejumlah power bank dibungkus plastik dan disusun rapi di dalam tong. Dalam video yang beredar, perangkat tersebut terlihat dikeluarkan satu per satu.

Temuan ini menambah sorotan terhadap pengawasan di Rutan Kolaka. Sebelumnya, rutan tersebut sempat ramai diperbincangkan karena adanya penggunaan telepon genggam oleh warga binaan yang diduga disalahgunakan untuk aksi pemerasan bermodus video call.

Seorang mantan warga binaan mengungkapkan, modus penyelundupan melalui jalur pembuangan sampah bukanlah hal baru. Ia menyebut, warga binaan yang menjalani program asimilasi kerap ditugaskan membuang sampah keluar rutan, momen yang disebut rawan disusupi barang terlarang.

“Mereka yang asimilasi biasa ditugaskan buang sampah ke luar. Saat tong dimasukkan kembali, biasanya sudah ada HP atau power bank disembunyikan di dalam susunan sampah,” ujar mantan napi yang meminta identitasnya dirahasiakan, Senin (9/2/2026).

Ia juga menuding kemungkinan adanya pembiaran bahkan keterlibatan oknum petugas. Menurutnya, setiap barang yang keluar-masuk rutan seharusnya melewati pemeriksaan berlapis.

“Petugas piket pasti tahu. Bisa saja ada kerja sama, atau mungkin ada arahan dari atasan,” katanya.

Sumber tersebut juga membeberkan dugaan praktik pungutan terkait penggunaan gawai ilegal di dalam rutan. Disebutkan, warga binaan yang menggunakan telepon genggam dikenakan tarif Rp500 ribu per bulan, sementara biaya pengisian daya mencapai Rp50 ribu per unit. Ia bahkan menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum berinisial Z dan AA.

Di tempat berbeda Kepala Rutan Kolaka Bambang mengelak adanya penyelundupan Power Bank yang terjari di kantornya.

“Tidak benar, bahwa Power bank yang di temukan oleh Ka Kpr adalah pencegahan hasil pengamatan terhadap warga binaan yang di lakukan oleh Ka KPR. Power bank tersebut belum bisa di kata kan penyelundupan karena di temukan di area luar rutan,” ungkapnya.

Reporter : Dandi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *