Alumni UHO Kendari Murka, Data Akademik Diduga Dimanipulasi Selama Tiga Tahun

waktu baca 2 menit

Deliksultra.com, Kendari – Universitas Haluoleo (UHO) Kendari menjadi sorotan publik setelah seorang alumninya meluapkan kekecewaan melalui media sosial. Curhatan tersebut viral usai data dirinya di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) diduga mengalami perubahan.

Alumni Fakultas Teknik Sipil UHO Kendari bernama Ayu Amanda mengungkapkan bahwa namanya tiba-tiba berubah menjadi nama seorang pria bernama Basri. Keluhan itu disampaikan melalui akun TikTok pribadinya, @amanda_ay09, dan telah ditonton sebanyak 1,4 juta kali, memicu perhatian luas dari warganet.

Dalam unggahannya, Ayu Amanda mempertanyakan perubahan data tersebut dan menilai perjuangannya selama menempuh pendidikan seolah diabaikan.

“Bisa yah, kalian ganti namaku yang berjuang selama 4 tahun di kampus untuk dapat ijazah. Pihak kampus klarifikasinya dulu”, ucapnya dilansir dari akun tiktok amanda_ay09 pada Senin (29/12/2025).

Ia mengaku perubahan nama tersebut telah terjadi sejak sekitar tiga tahun lalu. Saat kembali melakukan pengecekan, nama Basri masih tercantum dalam sistem, sementara nomor induk mahasiswa disebut sebagai miliknya.

“Teman-temanku juga mengalami hal yang sama, saya nda tahu mereka sudah dirubah atau belum. Yang pasti, saya belum”, tuturnya.

Rasa kesal Ayu Amanda semakin memuncak hingga melontarkan sindiran keras terhadap pihak kampus. Ia menilai proses mendapatkan ijazah seolah dapat dilakukan dengan cara instan.

“Ini pihak kampus, kalian dibayar berapakah bisa ganti namaku ini yang selama empat tahun kejar-kejaran Dosen untuk tugas kemudian dengan mudahnya diganti dengan nama Basri ini”, kesalnya.

Kasus ini pun menyedot perhatian publik karena memunculkan dugaan serius terkait adanya praktik jual beli ijazah di lingkungan Universitas Haluoleo Kendari.

Hingga berita ini diterbitkan, jurnalis langitsultra.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Universitas Haluoleo Kendari guna memperoleh klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut.

Reporter : Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *