BI Sultra Gulirkan Program SIRAMBI, Penukaran Uang Ramadan Tersedia hingga Maret 2026
Deliksultra.com, Kendari – Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan kesiapan layanan penukaran uang rupiah selama Ramadan 2026 guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat. Melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SIRAMBI) 2026, BI menggandeng perbankan untuk memperluas akses penukaran uang di seluruh wilayah Sultra.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Bincang Bareng Media yang digelar BI Sultra di salah satu warung kopi di Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Senin (9/2). Dalam kesempatan itu, BI menegaskan fokusnya pada kelancaran distribusi uang tunai dan pelayanan yang lebih tertib.
Kepala Kantor Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, menyebutkan bahwa tren peningkatan penukaran uang selalu terjadi menjelang dan selama Ramadan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, BI bersama perbankan menyiapkan dana penukaran dengan nilai total mencapai Rp1,2 triliun.
“Permintaan penukaran uang rupiah biasanya meningkat cukup signifikan saat Ramadan. Karena itu, kami menyiapkan layanan penukaran yang terintegrasi dengan perbankan, dengan total sekitar Rp1,2 triliun,” ujar Edwin.
Ia menjelaskan, setiap masyarakat dapat menukarkan uang hingga Rp5,3 juta per orang dengan pecahan mulai Rp1.000 hingga Rp50.000. Kuota layanan dibatasi sebanyak 1.000 orang per hari guna menjaga keteraturan dan pemerataan layanan.
Layanan penukaran perdana akan dilaksanakan di kawasan Tugu Eks MTQ Kendari pada 10–12 Maret 2026. Selain itu, layanan juga tersedia di loket-loket perbankan serta sejumlah titik keramaian di berbagai daerah.
“Di perbankan, kuota sekitar 100 paket per loket per bank. Kami juga membuka layanan di komunitas dan tempat ibadah melalui 57 loket, dengan 300 paket di enam lokasi dan dilaksanakan sebanyak sembilan kali,” jelasnya.
Secara keseluruhan, rangkaian layanan penukaran uang dalam program SIRAMBI 2026 akan berlangsung mulai 25 Februari hingga 13 Maret 2026. BI Sultra berharap seluruh kebutuhan uang pecahan masyarakat selama Ramadan dapat terpenuhi secara merata.
“Kami berharap kebutuhan penukaran uang masyarakat selama Ramadan ini dapat terlayani dengan optimal,” pungkas Edwin.
Reporter : Dandi







