Jaelani Dipercaya Kembali Pimpin PKB Sultra, Muswil Tegaskan Politik Kehadiran untuk Rakyat

waktu baca 3 menit
Screenshot

Deliksultra.com, Kendari – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) di Claro Hotel Kendari, Senin 8 Desember 2025. Agenda lima tahunan ini tidak hanya berfokus pada pemilihan ketua, tetapi juga memperkuat komitmen kader untuk menjalankan politik kehadiran yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Acara tersebut dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, seperti Wakil Ketua Umum DPP PKB yang juga Ketua Fraksi PKB DPR RI, Jazilul Fawaid, Al Hafidz, serta Anggota Komisi V DPR RI, Ahmad Fauzi. Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dan sejumlah kepala daerah serta kader PKB se-Sultra ikut hadir sebagai bentuk dukungan.

Pada forum Muswil yang berlangsung penuh keakraban ini, seluruh pengurus DPC PKB di Sultra sepakat mendukung Jaelani untuk kembali memimpin DPW PKB Sultra.

Dalam sambutannya, Jaelani menegaskan Muswil bukan hanya agenda formal internal partai, tetapi ruang untuk konsolidasi dan kolaborasi membangun daerah. Ia menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sultra yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

“Terimakasih kepada bapak Gubernur Sultra yang telah menyempatkan waktunya hadir dalam acara ini,” katanya.

Anggota Komisi IV DPR RI itu menambahkan bahwa kader PKB harus semakin dekat dengan rakyat, mendengar kebutuhan mereka, serta memperjuangkan hak-hak masyarakat melalui kerja nyata bersama pemerintah daerah.

“PKB sebagai partai yang terbuka dan siap membangun kolaborasi dalam membangun daerah,” ujar Jaelani.

Sementara itu, Gubernur Andi Sumangerukka menilai kehadiran partai politik menjadi bagian penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia berharap Muswil PKB menghasilkan keputusan terbaik untuk masyarakat Sulawesi Tenggara.

“Muswil DPW PKB Sultra ini dapat menghasilkan keputusan politik terbaik untuk kebaikan daerah,” katanya.

Ia juga menyinggung kerja sama PKB dengan Partai Gerindra yang telah terjalin cukup lama, termasuk dalam koalisi pemilihan kepala daerah sebelumnya.

“Semoga kebersamaan ini terus berlanjut,” imbuh Gubernur Sultra.

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, menekankan pentingnya peran partai dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya pendidikan.

“PKB ingin memberikan kontribusi besar untuk pembangunan masyarakat. Salah satunya, pendidikan. Saya berharap di Sultra, punya konsen di pendidikan. Kita akan jauh tertinggal jika pendidikan tidak maju,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kader PKB harus berkontribusi nyata dengan menghadirkan lembaga pendidikan sebagai investasi masa depan daerah.

“Jika sumber daya belum terbina dengan baik, maka Indonesia tidak akan maju,” katanya.

Selain itu, ia kembali mengingatkan pentingnya menjaga alam, merujuk pada musibah besar di Sumatera yang berdampak pada masyarakat akibat kerusakan lingkungan.

PKB selalu mengingatkan kadernya agar mencintai alam dan tidak mengeksploitasinya. Hal ini untuk menjaga keseimbangan alam dan lingkungan.

Muswil PKB Sultra tahun ini menjadi momentum konsolidasi politik dan komitmen memperkuat peran partai dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara melalui kolaborasi lintas sektor.

Reporter : Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *