Menteri PU Dukung Pembangunan Irigasi dan Sekolah Rakyat di Muna Barat

waktu baca 2 menit

Deliksultra.com, Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan komitmennya untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Fokus utama dukungan ini mencakup pembangunan jaringan irigasi dan Sekolah Rakyat (SR) sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Dody saat menerima kunjungan Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Selasa (6/5). Dalam pertemuan itu, keduanya membahas rencana kerja sama strategis untuk percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

“Insya Allah kita support untuk infrastruktur di Muna Barat. Yang paling cepat bisa kita kerjakan adalah irigasi karena sudah ada Inpresnya,” ujar Dody. Ia menambahkan, untuk pembangunan jalan direncanakan masuk dalam skema Instruksi Presiden (Inpres) Infrastruktur Daerah, meskipun masih dalam tahap awal.

Selain irigasi, Kementerian PU juga akan membangun Sekolah Rakyat di Kabupaten Muna Barat sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan akses pendidikan. “Saya minta ke Pak Bupati agar menyiapkan lahan untuk SR yang akan dibangun pada Tahap 2A. Sekolah ini akan memberikan pendidikan gratis dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Kita akan sekolahkan anak-anak Muna Barat,” lanjut Dody.

Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyambut baik dukungan tersebut dan menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam merealisasikan program-program Kementerian PU.

“Kami telah menyiapkan lahan seluas 8 hektare, dan seluruh dokumen pendukung pembangunan Sekolah Rakyat juga sudah lengkap. Semoga ini segera terealisasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Darwin mengungkapkan potensi besar Muna Barat di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan yang selama ini belum didukung oleh infrastruktur yang memadai. “Potensi sawah kami mencapai 5.000 hektare, tapi belum ada irigasi teknis. Beberapa desa bahkan terputus saluran airnya. Akibatnya, petani terpaksa beralih ke tanaman nilam. Jika dibiarkan, tanah bisa rusak dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dari Pak Menteri untuk membangun irigasi,” jelasnya.

Sebagai bagian dari pelaksanaan Inpres Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi, Kementerian PU terus memperkuat komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Di sisi lain, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi generasi muda daerah, sejalan dengan visi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Reporter : Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *