Pembiaran Tambang Hutan Lindung, PERSAMA Sultra-Jakarta Desak Kapolri Evaluasi dan Copot Kapolres Konut
Deliksultra.com, Jakarta – Dugaan pembiaran aktivitas pertambangan di kawasan hutan lindung Kabupaten Konawe Utara menuai sorotan keras. Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta (PERSAMA Sultra-Jakarta) secara tegas mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kapolres Konawe Utara, yang dinilai gagal menegakkan hukum atas kejahatan lingkungan yang terus berlangsung.
Ketua Umum PERSAMA Sultra-Jakarta, Nabil Dean, menilai maraknya aktivitas tambang di kawasan hutan lindung menjadi indikator lemahnya penegakan hukum di daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa praktik pertambangan di kawasan yang dilindungi undang-undang merupakan pelanggaran serius terhadap regulasi kehutanan dan lingkungan hidup.
“Kami melihat adanya dugaan pembiaran yang sistematis. Aktivitas tambang di kawasan hutan lindung berjalan tanpa tindakan tegas dari aparat penegak hukum setempat. Ini tidak bisa dibiarkan,” ujar Nabil Dean, Rabu 7 Januari 2026.
Lebih lanjut, PERSAMA Sultra-Jakarta menuntut Kapolri tidak hanya sebatas melakukan evaluasi, tetapi juga mengambil langkah tegas dengan mencopot Kapolres Konawe Utara dari jabatannya. Nabil menilai Kapolres patut diduga lalai, tidak profesional, serta gagal menjalankan fungsi pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran hukum yang berdampak luas bagi lingkungan dan masyarakat.
“Jika Kapolri serius dalam agenda penegakan hukum dan perlindungan lingkungan, maka evaluasi saja tidak cukup. Pencopotan Kapolres Konawe Utara harus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab institusional dan efek jera,” tegasnya.
Nabil juga menyoroti dampak ekologis yang ditimbulkan akibat keberadaan tambang di kawasan hutan lindung, mulai dari kerusakan ekosistem, meningkatnya risiko bencana lingkungan, hingga terampasnya ruang hidup masyarakat lokal. Ia mendesak Kapolri untuk turun tangan langsung demi memastikan proses hukum berjalan objektif, transparan, dan bebas dari intervensi.
PERSAMA Sultra-Jakarta menyatakan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini. Mereka juga membuka ruang konsolidasi dengan berbagai elemen masyarakat sipil agar dugaan kejahatan lingkungan di Konawe Utara mendapat perhatian nasional dan ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum.
Reporter : Andri







