Proyek Taman Kalosara Belum Rampung, Publik Pertanyakan Transparansi dan Efektivitas Anggaran

waktu baca 2 menit
Screenshot

Deliksultra.com, Kendari – Pembangunan Taman Kalosara yang berada di kawasan strategis Balai Kota Kendari menuai sorotan publik. Meski telah melewati dua tahap pengerjaan dengan anggaran yang disebut cukup besar, hingga kini taman tersebut belum sepenuhnya selesai. Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar terkait efektivitas perencanaan, pengawasan, dan penggunaan anggaran dalam proyek tersebut.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah pekerjaan fisik belum rampung, seperti penataan area sekitar, fasilitas pendukung, dan elemen taman yang mestinya sudah dapat dinikmati masyarakat. Padahal, proyek ini telah berjalan sejak beberapa waktu lalu dengan pembiayaan dari anggaran pemerintah kota.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PUPR Kota Kendari Abdul Malik mengakui bahwa masih banyak bagian taman yang belum selesai. Ia menyebutkan bahwa pengerjaan dilakukan secara bertahap, dan lanjutan proyeknya direncanakan kembali tahun ini melalui proses tender.

“Memang masih ada yang belum jadi. Penataan di sekitarnya belum rampung. Tahun ini rencananya akan dilanjutkan,” ujarnya.

Namun, saat ditanya mengenai rincian anggaran dan progres pengerjaan tahap sebelumnya, Malik mengaku tidak bisa menjelaskan karena baru menjabat dan menyarankan agar hal itu ditanyakan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebelumnya.

“Kalau untuk itu saya tidak bisa menjelaskan, mungkin lebih bagus ditanyakan kepada PPKnya yang sebelumnya. Memang anggarannya itu besarkan, yang tau persis itu ibu yanti terkait dengan yang sebelumnya, tapi setau saya mereka bilang memang itu anggaran yang sebelumnya sudah begitu,” jelasnya.

Pernyataan ini justru menambah kegelisahan publik. Jika pejabat teknis yang berwenang saja tidak mengetahui detail pekerjaan dan penggunaan anggaran sebelumnya, lalu siapa yang seharusnya bertanggung jawab menjelaskan kepada masyarakat?

Terlebih, informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa PPK sebelumnya sudah diperiksa terkait proyek ini, namun belum ada penjelasan terbuka kepada publik soal hasil pemeriksaan maupun kendala yang menyebabkan keterlambatan pengerjaan.

Sementara itu, kebutuhan akan ruang terbuka hijau yang layak dan terawat di Kota Kendari semakin mendesak. Taman Kalosara, yang semestinya menjadi wajah baru kota dan tempat rekreasi warga, kini justru menjadi potret dari proyek pemerintah yang belum selesai, tapi sudah menyedot banyak anggaran.

Keterbukaan informasi publik menjadi penting dalam kasus ini. Tanpa penjelasan rinci mengenai perencanaan, penggunaan anggaran, hingga evaluasi pekerjaan, publik patut curiga, ada apa dengan pembangunan Taman Kalosara?

Reporter : Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *