PT Ceria Serahkan Motor Sampah untuk KPLW, Dorong Wolo Menuju Zero Waste

waktu baca 3 menit

Deliksultra.com, Kolaka – Komitmen PT Ceria Nugraha Indotama dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah lingkar tambang kembali ditunjukkan melalui penyerahan satu unit motor sampah kepada Kelompok Pemerhati Lingkungan Wolo (KPLW). Bantuan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Milad pertama Macaka Group, Rabu (14/1/2025), di Desa Pondrewaru, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka.

Direktur Operasional PT Ceria Nugraha Indotama, Yusram Rantesalu, mengatakan bantuan tersebut bertujuan untuk mempercepat proses pengangkutan sampah dari masyarakat ke bank sampah yang dikelola KPLW.

“Kami berharap kelompok pemerhati lingkungan tidak hanya ada satu di Kecamatan Wolo, tetapi bisa tumbuh di setiap desa, sehingga persoalan sampah dapat tertangani dengan baik,” ujar Yusram.

Ia menjelaskan, persoalan sampah di wilayah Wolo sebelumnya cukup kompleks karena seluruh sampah harus diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Patioso di Kecamatan Latambaga, yang jaraknya cukup jauh dan membutuhkan biaya besar. Namun dengan hadirnya KPLW dan pengelolaan bank sampah, persoalan tersebut mulai terurai.

“Kami berharap ke depan persoalan sampah di Kecamatan Wolo bisa mencapai zero waste. Semoga ini dapat terwujud,” katanya.

Yusram juga mengungkapkan bahwa PT Ceria mendorong pemanfaatan kembali limbah, salah satunya karung bekas yang selama ini digunakan dalam aktivitas perusahaan. Karung-karung tersebut kini dapat didaur ulang oleh KPLW dan masyarakat, sehingga bukan hanya mengurangi sampah, tetapi juga meningkatkan pendapatan warga.

“Membuang sampah sembarangan akan merusak lingkungan. Salah satu bentuk mencintai tanah air adalah menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Selain itu, PT Ceria juga menerapkan kebijakan ramah lingkungan di internal perusahaan, seperti melarang penggunaan wadah makanan sekali pakai berbahan plastik dan karton, serta menggantinya dengan wadah yang dapat digunakan berulang kali.

Sementara itu, Dewan Pembina KPLW, Ansar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Ceria atas dukungan berkelanjutan yang diberikan. Ia menyebut, keberadaan KPLW tidak terlepas dari peran PT Ceria.

“Selama satu tahun terakhir, kami telah mencuci ulang sekitar 270 hingga 280 ribu karung bekas dari PT Ceria. Jika dinilai secara ekonomi, nilainya mencapai sekitar Rp280 juta. Ini capaian yang luar biasa,” ungkap Ansar.

Menurutnya, program daur ulang tersebut juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar tambang, terutama bagi warga yang tidak bekerja di PT Ceria. Bahkan, ada keluarga yang mampu mencuci hingga 6.000 karung bekas, sehingga membantu menambah penghasilan rumah tangga.

Selain itu, Ansar mendorong peran aktif ibu-ibu rumah tangga untuk mengumpulkan dan menjual sampah ke bank sampah sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga.

Kepala Desa Pondrewaru, Edi Suldasir, turut mengapresiasi bantuan motor sampah yang diberikan PT Ceria melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

“Semoga dengan adanya motor sampah ini, penanganan persoalan lingkungan di desa kami semakin baik dan berkelanjutan,” tutupnya.

Reporter : Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *