PT SDP Beberkan Fakta, Owner VIP Store Dinilai Tidak Tuntaskan Proses AJB

waktu baca 2 menit

Deliksultra.com, Kendari – Kasus dugaan penipuan jual beli tanah di Watubangga kini memunculkan fakta baru. Manajemen PT Swarna Dwipa Property (SDP) menilai laporan yang diajukan Owner VIP Store Kendari, Aswin, justru mengabaikan proses hukum yang semestinya ditempuh bersama.

Laporan tersebut sebelumnya dilayangkan melalui kuasa hukum Wendy Saputra Sari ke Polresta Kendari. Namun, pihak perusahaan menyebut tudingan penipuan tidak berdasar karena transaksi dilakukan secara sah dan transparan.

Head Divisi Legal Corporate PT SDP, Fadli Sardi, mengungkapkan bahwa perusahaan telah mengundang pihak pembeli untuk menuntaskan proses Akta Jual Beli (AJB) pada 9 Februari 2026. Namun, menurutnya, proses tersebut tidak diselesaikan oleh pihak pembeli.

“Balik nama sertifikat tidak bisa dilakukan tanpa AJB yang ditandatangani kedua belah pihak. Kami sudah membuka ruang untuk itu, tetapi tidak dituntaskan,” tegas Fadli.

Ia juga menyebut bahwa perusahaan telah memenuhi permintaan jaminan senilai harga tanah selama 14 hari dengan menyerahkan empat sertifikat sebagai agunan. Namun, muncul permintaan tambahan berupa kuasa menjual atas sertifikat tersebut yang dinilai tidak proporsional karena objek pembelian hanya dua kavling.

Menurut manajemen, permintaan tersebut melampaui kesepakatan awal dan berpotensi merugikan perusahaan. Selain itu, PT SDP membantah isu pengembalian dana 70 persen yang disebut-sebut beredar di luar forum resmi.

Perusahaan menegaskan bahwa seluruh tahapan transaksi, termasuk perubahan status lahan dari SHM ke HGB dalam pengembangan perumahan, telah dijelaskan kepada pembeli sejak awal.

PT SDP menyatakan tetap menghormati proses hukum yang berjalan dan siap memberikan keterangan apabila diminta penyidik. Namun, manajemen berharap penyelesaian perkara dilakukan secara objektif berdasarkan dokumen dan fakta transaksi yang ada.

Reporter : Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *