Sowan ke Insan Pers, Kepala Bandara Halu Oleo Akui Ada Miskomunikasi dengan Jurnalis Antara

waktu baca 2 menit

Deliksultra.com, Kendari – Untuk memperlihatkan kesungguhannya untuk meminta maaf mengenai dugaan intinidasi yang dialami oleh wartawan Antara Deden Saputra, Kepala Bandara Halu Oleo Denny Ariyanto bertemu dengan awak media, Sabtu 9 Agustus 2025.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir perwakilan dari masing masing organisasi yaitu PWI Sultra, dan AJI Kendari, dan Kepala Biro Antara Sultra, serta 22 Jurnalis sekota Kendari.

Denny Ariyanto menyampaikan permohonan maafnya yang sebesar besarnya kepada insan pers terutama LKBN Antara Kendari, dan Deden Saputra atas insiden yang mengakibatkan miskomunikasi.

“Saya meminta maaf kepada rekan-rekan media atas kejadian yang mengakibatkan miskomunikasi,” ungkapnya.

Menurutnya, tindakannya murni menjalankan aturan sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 39 Tahun 2024 dan Surat Edaran Nomor 05 Tahun 2025 yang melarang pengambilan foto atau video di area keamanan terbatas, khususnya di Security Check Point (SCP).

Ia menjelaskan, permintaan kepada jurnalis untuk menghapus foto dan video yang diambil di area SCP dilakukan secara baik-baik tanpa paksaan.

“Saya hanya minta tolong karena aturannya memang tidak boleh mengambil gambar di area tersebut. Wartawan yang bersangkutan sendiri yang menghapus, saya tidak memaksa, apalagi mengintimidasi. Jarak saya saat itu juga sekitar dua meter,” jelasnya.

Meski demikian, ia menyampaikan permintaan maaf kepada jurnalis Antara, Laode Muhammad Deden Saputra, maupun kepada seluruh insan pers apabila ada pihak yang merasa tersinggung.

“Saya tidak punya tendensi apa pun. Mungkin ada kekeliruan saya dalam memahami kerja jurnalistik. Saya kembali meminta maaf kepada rekan-rekan wartawan dan media. Tidak ada sedikit pun niat melecehkan apalagi mengintimidasi,” pungkasnya.

Reporter : Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *