Ambulans Pemkab Konsel Bawa Solar Masuk Jetty, Sopir Kabur saat Dihentikan Security

waktu baca 2 menit

Deliksultra.com, Konsel – Sebuah ambulans milik Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mendadak menjadi sorotan publik setelah diduga digunakan untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ke kawasan industri Jetty Ramadhan Moramo, Kecamatan Moramo Utara.

Kendaraan dinas berpelat merah DT 9004 H yang seharusnya berfungsi untuk layanan kesehatan masyarakat ini, justru tertangkap tangan membawa muatan mencurigakan pada Jumat pagi (25/7), sebelum akhirnya dihentikan oleh petugas keamanan di lokasi.

Menurut keterangan seorang saksi mata berinisial M, kendaraan tersebut dicegat oleh security PT Hoffmen Energi Perkasa saat hendak memasuki area jetty. Petugas keamanan mencurigai isi ambulans lantaran muatan tidak sesuai dengan fungsi kendaraan medis.

“Waktu dihentikan, sopirnya malah kabur. Langsung tancap gas begitu ditanya-tanya,” ujar M saat diwawancarai oleh media. Ia juga menyebut bahwa rekan sopir yang ikut dalam mobil diketahui merupakan mantan karyawan di perusahaan tersebut.

Solar Tanpa Identitas

Hingga kini, belum diketahui dari mana asal BBM jenis solar itu diambil. Namun, saksi memastikan bahwa tujuan pengirimannya adalah ke Jetty Ramadhan Moramo, yang dikenal sebagai salah satu titik kegiatan bongkar muat industri di wilayah tersebut.

Kepolisian Resor (Polres) Konawe Selatan telah menerima laporan mengenai kejadian ini. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Iptu La Ode Muhammad Jefri Hamzah membenarkan pihaknya tengah menyelidiki dugaan penyalahgunaan fasilitas pemerintah tersebut.

“Anggota sudah kami arahkan untuk turun ke lapangan melakukan pengecekan langsung,” kata Jefri secara singkat.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan maupun instansi terkait mengenai dugaan pemanfaatan ambulans untuk aktivitas ilegal.

Kasus ini menambah daftar panjang penyalahgunaan kendaraan dinas di sektor pemerintahan. Masyarakat berharap pihak berwenang segera mengungkap siapa yang bertanggung jawab, serta menjatuhkan sanksi tegas terhadap pelaku.

Reporter : Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *