Pesta Malam Berujung Brutal, Dua Pria Diserang Sajam di THM Exodus Kendari
Deliksultra.com, Kendari – Insiden kekerasan kembali terjadi di salah satu tempat hiburan malam di Kota Kendari. Peristiwa tersebut berlangsung di THM Exodus pada Selasa dini hari (5/5/2025) sekitar pukul 03.45 WITA.
Dalam kejadian ini, dua pria berinisial AN (28) dan AB (26) menjadi korban setelah diduga diserang sekelompok orang menggunakan senjata tajam.
Peristiwa bermula dari cekcok yang melibatkan korban AB dengan tiga orang yang belum diketahui identitasnya. Melihat situasi memanas, AN berupaya melerai pertikaian. Namun, upaya tersebut justru membuatnya ikut menjadi sasaran amukan pelaku.
Situasi semakin memburuk ketika para pelaku mengeluarkan senjata tajam dan melakukan penyerangan secara bersama-sama. AB yang sebelumnya terlibat adu mulut juga mengalami pemukulan saat mencoba menghentikan konflik.
Kedua korban sempat berusaha menyelamatkan diri dan mencari perlindungan kepada petugas keamanan setempat. Sayangnya, mereka kembali dikejar dan diserang sebelum para pelaku akhirnya melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Salah seorang saksi di lokasi menyebutkan bahwa jumlah pelaku sekitar tiga orang dan bertindak secara agresif.
Akibat kejadian tersebut, AN mengalami luka cukup serius berupa robekan di wajah, luka gores, serta tusukan di bagian punggung. Sementara itu, AB menderita luka sayatan di beberapa bagian tubuh, termasuk wajah, tangan, dada, dan punggung.
Kasus ini kini telah ditangani pihak kepolisian setelah dilaporkan ke Polresta Kendari. Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Benar, laporan sudah kami terima terkait insiden yang terjadi dini hari tadi,” ungkapnya.
Saat ini, aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengidentifikasi dan menangkap para pelaku. Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor jika memiliki informasi terkait kejadian tersebut.
Peristiwa ini kembali menyoroti maraknya aksi kekerasan di lokasi hiburan malam di Kendari. Sebelumnya, pada Oktober 2025, kasus serupa juga terjadi ketika seorang pengunjung berinisial SA (46) menjadi korban pengeroyokan hingga mengalami luka berat akibat serangan senjata tajam.
Dalam kasus terdahulu itu, polisi berhasil mengamankan dua orang pelaku, sementara beberapa lainnya masih buron.
Reporter : Dandi







