Sebut Merusak Generasi, Anggota DPRD Kolaka Minta Boti Dicoret dari Parade Gerak Jalan HUT RI

waktu baca 1 menit

​Deliksultra.com, Kolaka — Persiapan peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Kolaka diwarnai desakan dari pihak legislatif.

Anggota DPRD Kolaka dari Fraksi PKS, Bahana Alam Sultan, meminta Pemerintah Kabupaten Kolaka lebih selektif menyaring peserta parade gerak jalan.

​Sikap tersebut disampaikan Bahana saat rapat resmi bersama Pemkab Kolaka pada Selasa (4/8/2026). Di hadapan Sekretaris Daerah (Sekda), ia secara terbuka meminta agar kelompok yang biasa disapa “Boti” tidak dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

​”Kita berharap pimpinan, Pak Sekda, agar kegiatan 17 Agustus ini, kami meminta agar boti-boti itu tidak diikutkan dalam perayaan gerak jalan,” Tegas Bahana dalam video yang beredar.

​Langkah ini diambil setelah Bahana menerima maraknya aspirasi warga yang khawatir atas dampak sosial dari keterlibatan kelompok tersebut.

Mengingat parade gerak jalan disaksikan secara masif oleh anak-anak dan remaja, ia menilai pemerintah daerah perlu menjaga aspek keteladanan di ruang publik.

​”Kenapa? Karena ini sangat merusak generasi kita. Pemerintah harus tegas,” ujarnya.

​Bahana menegaskan bahwa penyampaian keresahan masyarakat ini merupakan bagian dari tugasnya sebagai wakil rakyat, agar menjadi pertimbangan Pemkab Kolaka dalam menjaga nilai-nilai edukatif selama perayaan kemerdekaan.

Reporter : Salman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *