Bocah SD yang Tanding, Orang Tua yang “Warm-Up”: Laga Agustusan di Buteng Berujung Chaos
Deliksultra.com, Buton Tengah – Niat hati ingin memeriahkan peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia dengan pertandingan sepak bola tingkat Sekolah Dasar (SD) di Lapangan Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, justru menyajikan tontonan di luar skenario pada Minggu (9/8/2026) pagi.
Laga yang mempertemukan tim SDN 1 Mawasangka melawan SDN 10 Desa Oengkolaki itu awalnya berlangsung seru. Namun, namanya juga pertandingan anak-anak, gesekan fisik kecil di lapangan memang sulit dihindari.
Mulai dari insiden saling senggol berebut bola, adu argumen khas bocah, hingga akhirnya berujung aksi saling dorong antar pemain di tengah lapangan.
Lucunya, saat anak-anak yang bertanding mulai tenang, yang ribut malah para orang dewasa yang berada di barisan penonton. Maksud hati ingin melerai dan membela anak masing-masing, beberapa penonton dewasa yang diduga adalah para orang tua murid malah terpancing emosi.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, seorang pria dewasa terlihat masuk ke area lapangan dan malah memukul penonton lain yang sedang berusaha memisahkan anak-anak.
Kericuhan kecil ini semakin dramatis ketika penonton di pinggir lapangan yang tadinya hanya bersorak, mendadak ikut merangsek masuk ke tengah lapangan hingga suasana makin ramai dan riuh.
Pertandingan sepak bola anak sekolah yang semula diharapkan menampilkan bakat-bakat muda pagi itu justru lebih mirip arena boxing antara orang dewasa. Semangat kemerdekaan yang harusnya diisi dengan sportivitas, untuk sementara tertutup oleh aksi heboh para orang tua yang lupa kalau yang bertanding sebenarnya adalah anak-anak mereka.
Reporter : Salman







