Habil Marati Bantu Warga Muna dan Muna Barat, Salurkan 7,5 Ton Beras

waktu baca 2 menit

Deliksultra.com, Mubar – Kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi tekanan ekonomi diwujudkan H. Habil Marati melalui penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Muna dan Muna Barat, Sulawesi Tenggara.

Sebanyak 7,5 ton beras diberikan kepada sekitar 1.500 penerima yang terdiri dari masyarakat serta janda kurang mampu. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan warga di tengah kondisi daya beli yang menurun dan aktivitas pasar yang belum sepenuhnya pulih.

Dalam pelaksanaannya, Habil Marati menunjuk dua perwakilan untuk menyalurkan bantuan di masing-masing daerah. Untuk wilayah Kabupaten Muna, penyaluran dikoordinasikan oleh LM Ruslan Ibu, SH., MH., sedangkan di Muna Barat dipercayakan kepada Onggi Nebansi.

Onggi mengatakan bantuan tidak disalurkan hanya di satu lokasi. Sejumlah masjid dan pondok pesantren menjadi titik penyerahan bantuan di kedua wilayah tersebut.

“Semoga bermanfaat dan bisa mengurangi beban masyarakat, itu pesan Pak Habil,” tuturnya.

Untuk Kabupaten Muna, bantuan di antaranya disalurkan melalui Ruslan Ibu ke Masjid Jabal Rahma Desa Maligano, Masjid Al Ikhlas Desa Raimuna, Masjid Al-Ridawan Desa Bone-Bone, Masjid Attaqwa Kelurahan Wamponiki, Pondok Pesantren Subul Salam Ghonsume Kecamatan Duruka, serta Pondok Pesantren Nurun Nahdlatain NWDI-Raha.

Sementara di Muna Barat, distribusi bantuan menyasar Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an As Sunnah, Pondok Pesantren Khairul Ummah, dan Pondok Pesantren Raudatul Jannah.

“Kalau di Muna Barat sendiri diserahkan kepada Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an As Sunnah, Pondok Pesantren Khairul Ummah, dan Pondok Pesantren Raudatul Jannah,” ungkapnya.

Selain beras, bantuan sosial tersebut juga dilengkapi dengan 600 Al-Qur’an yang dibagikan kepada masyarakat dan sejumlah masjid. Dukungan lainnya berupa karpet untuk tiga masjid, masing-masing di wilayah Maligano, Bone-Bone, dan Raimuna.

“Bantuan lain juga ikut kita serahkan berupa karpet juga diberikan untuk tiga masjid, yakni Masjid di Maligano, Masjid di Bone-Bone, dan Masjid di Raimuna,” katanya.

Onggi menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut berangkat dari perhatian Habil Marati terhadap kondisi masyarakat yang menghadapi tantangan ekonomi. Menurutnya, beras menjadi bantuan yang bersifat langsung karena berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari warga.

Di sisi lain, pemberian Al-Qur’an dan karpet diarahkan untuk menunjang aktivitas keagamaan di masjid maupun lingkungan masyarakat. Dengan demikian, bantuan yang diberikan tidak hanya menyentuh kebutuhan pangan, tetapi juga mendukung kegiatan keagamaan.

Secara keseluruhan, sebanyak 7,5 ton beras telah disiapkan untuk sekitar 1.500 penerima yang tersebar di Kabupaten Muna dan Muna Barat. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus meringankan kebutuhan warga yang berada dalam kondisi ekonomi sulit.

Reporter : Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *