Jalan Hauling Diblokade, Direktur Keamanan PT TRK Lontarkan Ucapan “Bajingan” ke TNI

waktu baca 2 menit
Screenshot

Deliksultra.com, Kolaka — Ketegangan terjadi di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, setelah akses jalan hauling kembali ditutup oleh PT Tambang Rejeki Kolaka (TRK), Sabtu (5/9/2026).

Situasi memanas ketika proses pembukaan kembali akses jalan tersebut melibatkan sejumlah anggota TNI yang bertugas melakukan pengamanan di kawasan PSN.

Dalam insiden tersebut, Direktur Keamanan PT TRK, Muslihuddin Haruna alias Horo, disebut melontarkan ucapan yang dianggap menghina anggota TNI.

Ia disebut menyebut anggota TNI dengan sebutan “tentara bajingan” saat terjadi ketegangan di lokasi penutupan jalan hauling.

Ucapan tersebut kemudian memicu emosi sejumlah anggota TNI yang berada di lokasi. Mereka lantas mengusir pihak-pihak yang melakukan penutupan akses jalan hauling dari kawasan proyek.

Penutupan akses jalan hauling oleh PT TRK tersebut diketahui bukan kali pertama terjadi. Berdasarkan informasi yang diperoleh, aksi penutupan itu telah berlangsung sebanyak tiga kali.

Kehadiran anggota TNI di lokasi disebut berkaitan dengan tugas pengamanan kawasan PSN Pomalaa. Ketika akses kembali ditutup, mereka turun tangan untuk membuka jalan yang menjadi jalur hauling proyek.

Pernyataan yang disebut dilontarkan Muslihuddin tersebut menjadi salah satu pemicu memanasnya situasi antara pihak perusahaan dan anggota TNI di lokasi.

Namun, hingga saat ini belum diperoleh penjelasan resmi dari Muslihuddin Haruna terkait dugaan ucapan tersebut maupun alasan pihak PT TRK kembali melakukan penutupan akses jalan hauling.

Peristiwa itu kini menjadi sorotan, mengingat kawasan Pomalaa merupakan salah satu wilayah yang masuk dalam pengembangan proyek strategis nasional.

Reporter : Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *