Bank Sultra Percepat Transformasi Digital, Transaksi QRIS Melonjak Lebih dari 1.300 Persen

waktu baca 2 menit

Deliksultra.com, Kendari – Transformasi digital di Bank Sultra terus menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang tahun 2025. Hal ini ditandai dengan meningkatnya jumlah pengguna layanan Bank Sultra Mobile yang tumbuh sebesar 28,02 persen. Sementara itu, frekuensi transaksi melalui sistem pembayaran QRIS mengalami lonjakan sangat tinggi hingga mencapai 1.371,73 persen.

Peningkatan tersebut tidak terlepas dari dorongan Andi Sumangerukka, Gubernur Sulawesi Tenggara, yang menginstruksikan jajaran direksi Bank Sultra untuk terus menghadirkan inovasi layanan perbankan digital, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah terpencil.

“Kami ingin memastikan masyarakat di pelosok daerah dapat menikmati kemudahan layanan transaksi yang sama seperti yang dirasakan masyarakat di perkotaan. Inovasi digital harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujar Andi Sumangerukka.

Selain mendorong pengembangan layanan digital, gubernur juga menekankan pentingnya peran perbankan daerah dalam mendukung elektronifikasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, digitalisasi sistem keuangan daerah akan memperkuat transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.

“Elektronifikasi APBD menjadi langkah penting agar pengelolaan keuangan daerah semakin transparan dan akuntabel, mulai dari digitalisasi pendapatan hingga optimalisasi belanja daerah,” tegasnya.

Sebagai wujud kontribusi terhadap pembangunan daerah, Bank Sultra juga akan menyalurkan dividen sebesar 75 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Dana tersebut akan disetorkan secara proporsional ke rekening kas daerah seluruh pemegang saham guna memperkuat kapasitas APBD di wilayah masing-masing.

Selain itu, Bank Sultra juga berkomitmen menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang difokuskan pada berbagai sektor strategis, seperti pendidikan, kegiatan keagamaan, layanan kesehatan, hingga bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan perbaikan rumah tidak layak huni.

Menatap tahun 2026, Bank Sultra menargetkan total aset dapat tumbuh hingga mencapai Rp14,93 triliun. Target tersebut akan didukung dengan berbagai pengembangan layanan digital, termasuk peluncuran Internet Banking, fitur cardless withdrawal, serta pengembangan produk pembiayaan ramah lingkungan atau green financing.

Direktur Utama Bank Sultra menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat inovasi dan pelayanan kepada masyarakat serta pemangku kepentingan.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pemegang saham, nasabah, dan para pemangku kepentingan atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Bank Sultra. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus tumbuh dan menjadi mitra terpercaya dalam memajukan perekonomian di Bumi Anoa,” ujarnya.

Reporter : Dandi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *