Bank Sultra Tembus Elite BPD Berprestasi di Ajang Champion Awards 2026

waktu baca 3 menit

Deliksultra.com, Kendari – Bank Sultra menorehkan pengakuan nasional setelah dinilai mampu menjaga performa stabil di tengah kompetisi perbankan yang semakin ketat. Bank daerah milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara ini diganjar predikat “Sangat Baik Tahun 2025” untuk kategori Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 1 dalam ajang The Asian Post Best Regional Champion Awards 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto, bersama Dewan Pakar Infobank Sigit Pramono, kepada perwakilan Bank Sultra, Kepala Bagian Corporate Secretary Eky Teguh Saputra. Prosesi penyerahan berlangsung di Alila Hotel, Solo, pada Kamis, 16 April 2026.

Kompetisi ini diikuti puluhan bank daerah yang telah melalui proses seleksi ketat berbasis kinerja. Dari total 80 peserta, hanya sebagian kecil yang berhasil lolos, terdiri dari 17 Bank Pembangunan Daerah (BPD), 54 Bank Perekonomian Rakyat (BPR), serta 9 BPR Syariah milik pemerintah daerah.

Penilaian dilakukan dengan mengacu pada sejumlah indikator utama, meliputi kekuatan modal, kualitas aset, tingkat profitabilitas, likuiditas, serta efisiensi operasional. Dalam evaluasi tersebut, Bank Sultra dinilai mampu mempertahankan keseimbangan kinerja di semua aspek, meski kondisi ekonomi mengalami dinamika.

Dari sisi finansial, capaian bank ini cukup signifikan. Sepanjang 2025, laba bersih tercatat mencapai Rp419,6 miliar. Dalam kurun lima tahun terakhir, pertumbuhan laba menunjukkan tren positif dengan akumulasi kenaikan sebesar 61,38 persen sejak 2020.

Kualitas kredit juga menjadi sorotan. Rasio kredit bermasalah (NPL) berhasil ditekan di angka 0,89 persen, jauh di bawah batas maksimum regulator sebesar 5 persen. Sementara itu, total penyaluran kredit tumbuh menjadi Rp9,58 triliun atau meningkat 3,25 persen dibanding tahun sebelumnya.

Ekspansi pembiayaan terlihat lebih agresif pada sektor produktif. Kredit modal kerja mengalami peningkatan 23,50 persen, sedangkan kredit investasi melonjak 37,16 persen, menandakan fokus pembiayaan yang semakin diarahkan ke sektor riil.

Tak hanya itu, transformasi digital turut menjadi penggerak pertumbuhan. Pengguna layanan Bank Sultra Mobile meningkat 28,02 persen sepanjang 2025. Bahkan, transaksi melalui QRIS melonjak drastis hingga 1.371,73 persen, mencerminkan pergeseran preferensi nasabah ke layanan digital.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyebut penghargaan tersebut sebagai hasil dari konsistensi menjaga kinerja perusahaan di tengah tekanan industri.

“Penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh insan Bank Sultra dalam menjaga kepercayaan nasabah dan masyarakat Sultra. Pertumbuhan laba sebesar 61,38 persen sejak 2020 bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan fundamental yang sehat dan manajemen yang disiplin,” ungkapnya.

Ia menambahkan, arah kebijakan ke depan tetap difokuskan pada penguatan kredit produktif tanpa mengabaikan kualitas aset.

“Fokus kami tetap jelas, memperluas pembiayaan sektor produktif sambil menjaga NPL di bawah satu persen. Di saat yang sama, transformasi digital akan terus kami perkuat agar layanan keuangan semakin inklusif dan efisien,” tegasnya.

Menurutnya, capaian ini menjadi momentum untuk memperkuat posisi Bank Sultra sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus mitra strategis pemerintah.

“Bank Sultra harus menjadi jangkar stabilitas perekonomian daerah, dengan tetap mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik,” tandasnya.

Reporter : Dandi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *