Keluarga Desak Pengusutan Insiden Pemilik Lahan Tumbang Usai Berselisih dengan Purnawirawan Polri

waktu baca 2 menit

Deliksultra.com, Kendari – Insiden yang terjadi di Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, pada Selasa (30/6/2026) sore, menyita perhatian warga. Seorang pemilik lahan bernama Ahmad Mado mendadak jatuh tak sadarkan diri setelah terlibat perdebatan terkait transaksi tanah dengan seorang purnawirawan Polri bernama Ruslan.

Menurut keterangan keluarga, peristiwa berlangsung di lokasi tanah yang menjadi objek transaksi, tepatnya di kawasan belakang Tugu MTQ. Lahan tersebut memiliki ukuran sekitar 16 x 40 meter.

Sejumlah orang disebut berada di lokasi saat kejadian, di antaranya istri korban Murni, anak korban Reski, keponakan Murni bernama Satri, serta seorang rekan Ruslan bernama Lajadi.

Berdasarkan penuturan keluarga, perdebatan dipicu oleh persoalan sertifikat tanah yang sebelumnya berada di tangan Ruslan. Ahmad Mado mempertanyakan keberadaan dokumen tersebut, namun Ruslan disebut menjawab tidak mengetahui sertifikat yang dimaksud.

Murni kemudian ikut menjelaskan bahwa sertifikat tersebut sebelumnya telah ditebus dari bank dan diserahkan kepada Ruslan dengan alasan hanya akan diperlihatkan kepada istrinya.

Perdebatan pun berlanjut ketika Ruslan disebut menyampaikan bahwa persoalan tanah tersebut telah selesai. Pernyataan itu dibantah oleh Ahmad Mado dan Murni. Mereka menilai transaksi belum tuntas karena pembayaran yang diterima baru berupa uang panjar sebesar Rp100 juta dari nilai kesepakatan Rp1,1 miliar.

Ketegangan di lokasi disebut berlangsung cukup lama hingga mendekati satu jam. Menurut saksi dari pihak keluarga, sebelum kejadian Ruslan mengulurkan tangan untuk berjabat tangan sambil mengucapkan kata “sumpah”. Ahmad Mado kemudian membalas jabat tangan tersebut.

Tidak lama setelah itu, Ahmad Mado tiba-tiba roboh. Keluarga mengaku korban mengeluarkan darah dari mulut dan hidung sehingga langsung menimbulkan kepanikan di lokasi.

Pihak keluarga juga menyebut Ruslan meninggalkan lokasi setelah korban terjatuh. Mereka mempertanyakan tindakan tersebut dan meminta agar seluruh rangkaian peristiwa diusut secara menyeluruh.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak Ruslan maupun aparat penegak hukum terkait penyebab Ahmad Mado tumbang. Keluarga berharap dilakukan penyelidikan secara objektif untuk mengungkap fakta di balik insiden tersebut.

Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih bergaya berita investigasi atau lebih berimbang sesuai kaidah jurnalistik dengan menambahkan ruang hak jawab bagi pihak yang disebut dalam pemberitaan.

Reporter : Dandi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *