Ketua DPRD Sultra “Disisihkan” di Rakerwil NasDem, Tokoh Kepulauan Nilai Ada Sinyal Retaknya Soliditas Partai

waktu baca 2 menit

Deliksultra.com, Kendari – Penempatan Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, La Ode Tariala, di deretan kursi belakang saat agenda Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai NasDem Sultra memantik reaksi dari berbagai kalangan.

Sorotan terbaru datang dari tokoh masyarakat Sultra, La Ode Rifai Pedansa, yang menilai kejadian tersebut bukan sekadar persoalan teknis penataan tempat duduk, melainkan mencerminkan adanya persoalan serius di internal partai.

Rakerwil yang berlangsung di Hotel Claro Kendari itu dinilai memperlihatkan sikap yang kurang menghargai posisi politik La Ode Tariala sebagai Ketua DPRD Sultra sekaligus representasi masyarakat kepulauan.

“Publik tentu bertanya-tanya mengapa seorang Ketua DPRD justru ditempatkan di belakang dalam agenda resmi partai. Ini bukan sekadar soal kursi, tapi menyangkut penghormatan terhadap jabatan dan simbol politik daerah,” ujar Rifai.

Menurutnya, dinamika internal partai semestinya tidak diperlihatkan secara terbuka di hadapan publik. Ia menilai situasi tersebut justru memunculkan persepsi adanya ketegangan antar elite di tubuh NasDem Sultra.

Rifai mengatakan, jika benar terdapat perbedaan pandangan di internal partai, penyelesaiannya seharusnya dilakukan secara elegan tanpa menimbulkan kesan adanya upaya saling menjatuhkan antar kader.

“Kalau konflik internal dipertontonkan seperti ini, masyarakat akan membaca bahwa soliditas partai sedang tidak baik-baik saja,” katanya.

Ia juga menegaskan posisi La Ode Tariala tidak bisa dipandang sebagai kader biasa, sebab saat ini ia memegang jabatan strategis sebagai pimpinan legislatif di Sulawesi Tenggara.

Karena itu, menurut Rifai, etika politik dan penghormatan terhadap kader senior tetap harus dijaga agar tidak memicu kegaduhan maupun penilaian negatif dari masyarakat.

“Partai politik harus menjadi tempat membangun kebersamaan dan menjaga marwah kader. Kalau kader sendiri dipermalukan di ruang publik, tentu itu menjadi preseden buruk bagi partai,” pungkasnya.

Reporter : Dandi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *