Laba Tumbuh, Bank Sultra Pastikan Dividen Lebih Tinggi dari Tahun Lalu
Deliksultra.com, Kendari – Rencana pembagian keuntungan oleh Bank Sultra mulai dipercepat. Manajemen bank daerah tersebut menargetkan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) digelar lebih awal, yakni pada Maret 2026 sebelum perayaan Idulfitri, agar proses penetapan dividen bisa segera direalisasikan.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Gubernur Sulawesi Tenggara untuk mempercepat tahapan tersebut. Langkah ini dilakukan agar manfaat dividen dapat lebih cepat dirasakan oleh pemerintah daerah sebagai pemegang saham.
“Rencananya kami laksanakan RUPS di Maret ini sebelum Idulfitri. Tahapannya sedang berproses secara administrasi supaya bisa lebih cepat. Karena pembagian dividen nanti efeknya bisa dimanfaatkan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota lebih cepat,” ujarnya saat perayaan HUT ke-58 Bank Sultra di Tower Bank Sultra, Senin (2/3/2026).
Meski angka pasti dividen belum diumumkan, manajemen memastikan nilainya akan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini didorong oleh kinerja laba yang mengalami peningkatan.
“Yang jelas laba kita sudah tumbuh dibanding tahun sebelumnya. Tentunya pembagian dividen pasti akan lebih dibanding tahun sebelumnya,” katanya.
Dari sisi operasional, tren pertumbuhan Bank Sultra dinilai tetap terjaga. Penyaluran kredit tercatat naik di kisaran 3 hingga 4 persen, mencerminkan ekspansi yang tetap berhati-hati. Di sisi lain, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) justru tumbuh lebih kuat, mencapai sekitar 9 persen.
Kondisi tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sultra masih solid di tengah dinamika ekonomi yang berlangsung.
“Dana maupun kredit mengalami pertumbuhan. Laba 2025 juga tumbuh dibanding 2024. Bahkan posisi Februari secara year on year kita ada kenaikan signifikan di sisi laba,” jelas Andri.
Ia juga menekankan bahwa dukungan pemerintah daerah sebagai pemegang saham utama menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong ekspansi bisnis. Dengan aset yang terus meningkat, Bank Sultra kini tidak hanya berfokus pada layanan bagi pemerintah, tetapi juga memperluas jangkauan ke masyarakat luas di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
“Dari sisi aset yang dimiliki serta kepercayaan pemerintah daerah juga besar. Jadi itu yang kita manfaatkan, bukan hanya sekadar melayani pemerintah daerah, tapi seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara secara utuh,” tegasnya.
Sementara itu, terkait kebijakan Tunjangan Hari Raya (THR), pihak bank masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Gubernur.
Dengan percepatan agenda RUPS dan tren kinerja yang positif, Bank Sultra berharap distribusi dividen bisa segera terealisasi serta memberikan dampak langsung bagi keuangan daerah, sekaligus menjaga laju pertumbuhan sepanjang tahun 2026.
Reporter : Andri







