Maut Mengintai di Jalan Kebun, Petani Perempuan Tewas Disergap Piton Raksasa
Deliksultra.com, Mubar – Seorang perempuan paruh baya di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, meninggal dunia setelah diserang seekor ular piton berukuran besar saat dalam perjalanan pulang dari kebun, Selasa (13/7/2026) sore.
Korban diketahui bernama Waode Hartia (48), warga Desa Umba, Kecamatan Napano Kusambi. Saat kejadian, ia baru saja selesai memanen hasil kebun berupa pisang dan labu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 17.30 WITA korban memilih berjalan lebih dulu menuju rumah sambil membawa hasil panen di atas kepalanya. Sementara itu, suami korban, La Oge, bersama anak mereka, La Emba, menyusul beberapa saat kemudian menggunakan sepeda motor.
Belum jauh meninggalkan kebun, tepatnya sekitar 300 meter dari lokasi, keduanya dikejutkan dengan pemandangan memilukan. Waode Hartia ditemukan tergeletak di tepi jalan, sementara seekor ular piton dengan panjang diperkirakan enam meter masih melilit tubuh korban dan mulai menelan lengan kanannya.
Melihat kondisi tersebut, suami dan anak korban berupaya menyelamatkan Waode Hartia dengan menyerang ular menggunakan parang hingga reptil tersebut mati. Namun, korban sudah tidak dapat diselamatkan.
Diduga, lilitan ular yang sangat kuat menyebabkan korban kehilangan nyawa di lokasi kejadian. Selain itu, korban juga mengalami luka gigitan pada kaki kanan dan luka di bagian dahi kiri.
Usai kejadian, keluarga mengevakuasi jenazah korban menggunakan sepeda motor menuju rumah duka di Desa Umba.
Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan tenaga medis dari Puskesmas Napano Kusambi guna melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah.
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan tuntutan hukum. Meski demikian, peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di area perkebunan maupun hutan, mengingat kawasan tersebut masih menjadi habitat satwa liar seperti ular piton.
Reporter : Dandi







