Pengusaha Lokal Desak Kepastian Kemitraan, PT Vale Janji Evaluasi Verifikasi Asopongga
Deliksultra.com, Kolaka – Sejumlah pelaku usaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Wonua Mekongga (Asopongga) mendatangi kantor PT Vale Indonesia Tbk di Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Rabu (17/6/2026). Kedatangan mereka bertujuan memperjuangkan akses yang lebih luas bagi pengusaha lokal agar dapat terlibat dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa perusahaan tambang tersebut.
Rombongan yang dipimpin Ketua Asopongga Rahim Tamburaka bersama jajaran pengurus diterima oleh pihak manajemen PT Vale melalui tim hubungan eksternal perusahaan. Dalam pertemuan itu, para pengusaha menyampaikan berbagai masukan terkait peluang kemitraan serta mekanisme yang selama ini diterapkan perusahaan.
Salah satu isu yang menjadi perhatian Asopongga adalah proses verifikasi organisasi sebagai syarat untuk masuk dalam daftar mitra perusahaan. Mereka berharap prosedur tersebut dapat dijelaskan secara terbuka sehingga pelaku usaha daerah memiliki gambaran yang jelas mengenai tahapan dan persyaratan yang harus dipenuhi.
Selain persoalan kemitraan, perwakilan pengusaha juga meminta adanya sosialisasi yang lebih luas mengenai aturan ketenagakerjaan yang mengacu pada Peraturan Bupati Kolaka Nomor 56 Tahun 2023. Menurut mereka, pemahaman yang merata diperlukan agar tidak muncul perbedaan penafsiran di tengah masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, diskusi berlangsung cukup intens. Para pelaku usaha menyoroti pentingnya keterbukaan informasi, terutama dalam proses pengadaan dan tender yang dilaksanakan perusahaan. Mereka berharap seluruh perusahaan lokal yang memenuhi persyaratan memperoleh kesempatan yang sama untuk berkompetisi.
“Kami ingin ada keterbukaan dan kesempatan yang sama bagi seluruh pengusaha lokal yang memenuhi syarat. Verifikasi kemitraan harus jelas dan proses tender harus transparan,” ujar Rahim.
Menanggapi aspirasi tersebut, pihak PT Vale menyatakan akan melakukan tindak lanjut terhadap usulan verifikasi Asopongga melalui mekanisme internal perusahaan. Proses tersebut disebut akan segera dibahas lebih lanjut, termasuk pada level manajemen yang lebih tinggi.
Perusahaan juga menyampaikan komitmen untuk terus mendorong pelaksanaan tender yang terbuka sehingga pelaku usaha lokal dapat berpartisipasi secara lebih luas dalam berbagai peluang kerja sama yang tersedia.
Rahim berharap hasil pertemuan tersebut tidak berhenti pada tahap pembahasan semata. Ia meminta perusahaan segera memberikan kepastian atas aspirasi yang telah disampaikan para pengusaha daerah.
“Kami memberikan waktu 1×24 jam kepada PT Vale untuk memberikan jawaban dan solusi terbaik bagi pengusaha lokal. Harapan kami ada kepastian yang jelas sehingga pengusaha lokal tidak terus menunggu tanpa kejelasan,” tegas Rahim.
Menurutnya, keterlibatan pengusaha lokal dalam aktivitas ekonomi di kawasan pertambangan menjadi hal penting untuk memastikan manfaat investasi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat sekitar. Karena itu, Asopongga berkomitmen mengawal tindak lanjut dari hasil audiensi hingga seluruh poin yang telah dibahas memperoleh kejelasan dari perusahaan.
Reporter : Dandi







