Lanud Halu Oleo Tutup Akses Taksi Online, Penumpang Bandara Dipaksa Bayar Mahal

waktu baca 2 menit

Deliksultra.com, Konsel – Keluhan penumpang kembali mencuat di Bandara Halu Oleo, Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Sebuah video viral di media sosial TikTok memperlihatkan seorang penumpang mengeluhkan sulitnya mendapatkan transportasi online setibanya di bandara tersebut.

Video berdurasi 41 detik yang diunggah akun TikTok @milop.dessert itu menuai perhatian warganet dengan ribuan interaksi. Dalam video tersebut, seorang perempuan mengaku terpaksa membayar tarif mahal untuk menuju hotel di Kota Kendari karena tidak tersedianya layanan transportasi online seperti Grab di area bandara.

“Apa di seluruh Kendari tidak ada Grab, atau Bandara Kendari saja yang tidak ada Grab? Dari sini ke hotel Rp180 ribu, nego jadi Rp150 ribu,” ujar penumpang tersebut dalam video.

Menanggapi keluhan itu, Humas Bandara Halu Oleo, Nurlansyah, menyatakan bahwa pengelolaan layanan transportasi penumpang bukan menjadi kewenangan pihak bandara.

“Pengelolaan layanan transportasi penumpang seperti rental dan Grab bukan kewenangan bandara. Wilayah tersebut masih menjadi kewenangan Lanud,” kata Nurlansyah, Sabtu (17/1/2026).

Sementara itu, Kepala Penerangan Lanud Halu Oleo, Yusuf, menegaskan bahwa transportasi online Grab belum diperbolehkan beroperasi di kawasan Lanud karena belum adanya kerja sama resmi.

“Grab belum diperbolehkan masuk karena belum ada kerja sama. Di bandara sudah ada taksi resmi yang memiliki kerja sama,” jelas Yusuf.

Ia menambahkan, selama belum ada regulasi atau kesepakatan yang mengatur, operasional transportasi online di kawasan Lanud Halu Oleo belum dapat diizinkan.

Reporter : Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *