Diduga Tambang Bermasalah, Aktivitas di PT Anugrah Alam Buana Indonesia Renggut Nyawa

waktu baca 2 menit

Deliksultra.com, Bombana – Tragedi di kawasan tambang emas Bombana kembali terjadi. Seorang pekerja dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun material longsor saat beraktivitas di Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Jumat sore, 24 April 2025.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 17.00 Wita di area yang dikenal sebagai titik Buana 3, yang masuk dalam wilayah IUP PT Anugrah Alam Buana Indonesia (AABI). Korban yang bekerja sebagai operator mesin dompeng sedang menjalankan aktivitas seperti biasa sebelum tiba-tiba tanah di bagian atas lokasi runtuh dan langsung menimbunnya.

Seorang warga setempat berinisial N mengungkapkan, kejadian berlangsung sangat cepat sehingga korban tidak sempat menyelamatkan diri.

“Korban masih bekerja seperti biasa. Tiba-tiba tanah di atasnya longsor dan langsung menimbun. Tidak ada kesempatan menyelamatkan diri,” ungkapnya kepada media ini, Sabtu (25/4/2026).

Setelah kejadian, proses evakuasi dilakukan secara spontan oleh rekan kerja bersama warga sekitar. Namun, keterbatasan alat menjadi kendala utama di lapangan, sehingga pencarian dilakukan secara manual.

“Kami gali manual. Tidak ada alat berat di lokasi saat kejadian. Ketika ditemukan, korban sudah meninggal,” jelasnya.

Insiden ini kembali menyoroti persoalan keselamatan kerja di wilayah pertambangan emas Bombana yang kerap diselimuti dugaan praktik ilegal. Menurut N, kecelakaan serupa bukanlah yang pertama terjadi, namun belum pernah diikuti langkah evaluasi yang tegas.

“Ini bukan pertama kali. Tapi tidak pernah ada evaluasi serius. Aktivitas tetap jalan, seolah keselamatan pekerja tidak jadi prioritas,” ungkapnya.

Ia pun mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengambil tindakan nyata terhadap aktivitas tambang yang diduga melanggar aturan.

“APH seharusnya bertindak tegas. Kalau memang ilegal, hentikan. Jangan tunggu korban berikutnya,” tandas N.

Hingga kini, pihak PT AABI belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Media ini masih terus berupaya mengonfirmasi kejadian yang kembali merenggut nyawa pekerja di lokasi tambang tersebut.

Reporter : Dandi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *