Heboh! Dua Warga Ditemukan Gantung Diri di Dua TKP yang Berdekatan

waktu baca 2 menit

Deliksultra.com, Kendari – Dua warga ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di wilayah Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (21/9/2026).

Dua peristiwa tersebut terjadi dalam waktu yang berdekatan. Bahkan, lokasi penemuan kedua korban berada di wilayah yang bersebelahan, yakni Kelurahan Poasia dan Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli.

Korban pertama diketahui berinisial SA, perempuan kelahiran Kendari, 13 Oktober 1993. Korban berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan berdomisili di Kelurahan Poasia.

SA ditemukan meninggal dunia di wilayah Kelurahan Poasia. Polisi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan awal.

Jenazah SA direncanakan dibawa ke RS Bhayangkara Kendari untuk menjalani visum luar dan pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam waktu yang berdekatan, polisi kembali menerima laporan penemuan korban meninggal dunia di Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli.

Korban kedua diketahui bernama Bima. Pria tersebut diketahui sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan.

Bima ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan dugaan bunuh diri dengan cara gantung diri.

Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Kendari kemudian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan identifikasi terhadap korban sekaligus menurunkan jenazah.

Setelah proses di tempat kejadian perkara selesai, jenazah Bima akan dibawa ke RS Bhayangkara Kendari untuk menjalani visum luar dan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasatreskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau membenarkan adanya dua kejadian tersebut.

“Benar, ada dua kejadian,” kata Welliwanto.

Ia menjelaskan, kedua kejadian ditemukan di wilayah Kecamatan Abeli dengan lokasi yang berdekatan, yakni Kelurahan Poasia dan Kelurahan Talia.

Menurut Welliwanto, petugas kepolisian masih melakukan penanganan di masing-masing tempat kejadian perkara.

“Anggota masih melakukan penanganan di masing-masing TKP,” ujarnya.

Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Kendari juga masih melakukan proses identifikasi terhadap korban kedua sebelum jenazah dievakuasi dari lokasi.

“Jenazah selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum luar,” jelasnya.

Welliwanto mengatakan, pemeriksaan terhadap kedua korban dilakukan untuk memastikan kondisi serta fakta-fakta yang berkaitan dengan masing-masing kejadian.

Polisi juga masih melakukan pendalaman terkait latar belakang kedua peristiwa tersebut. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai motif atau penyebab kedua korban diduga mengakhiri hidup.

“Untuk perkembangan selanjutnya masih kami dalami,” kata Welliwanto.

Kedua jenazah selanjutnya akan menjalani pemeriksaan medis di RS Bhayangkara Kendari. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan melakukan pemeriksaan terhadap masing-masing tempat kejadian perkara.

Reporter : Andri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *