Teror Buaya di Sungai Ladongi, Warga Lumpuhkan Satwa Sepanjang 7 Meter

waktu baca 2 menit

Deliksultra.com, Koltim – Seekor buaya berukuran sekitar tujuh meter berhasil dilumpuhkan warga di Sungai Ladongi Jaya, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara, Senin malam (21/9/2026).

Buaya tersebut diamankan setelah warga melihat keberadaannya di sekitar sungai. Karmuji (57) bersama anaknya, Ujang, kemudian berupaya mengendalikan satwa liar itu menggunakan tali tambang.

Setelah berhasil dilumpuhkan, Karmuji langsung menghubungi piket Siaga Polsek Ladongi dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Koltim sekitar pukul 20.00 WITA.

Langkah tersebut dilakukan karena keberadaan buaya berukuran besar itu dinilai dapat membahayakan warga yang beraktivitas di sekitar sungai.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti jajaran Polsek Ladongi. Sekitar pukul 21.30 WITA, personel piket Siaga Polsek Ladongi AIPTU I G.K Susilo bersama Kanit Intel AIPTU Agus Sumianto tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan berkoordinasi dengan tim Damkar.

“Karmuji bersama anaknya, Ujang, berhasil melumpuhkan buaya menggunakan tali tambang sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada petugas,” demikian keterangan dalam laporan kejadian.

Setibanya di lokasi, polisi melakukan pengamanan untuk mencegah warga mendekati satwa tersebut. Personel juga membantu koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan proses penanganan dan evakuasi dapat dilakukan dengan aman.

“Kehadiran personel di lokasi dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif, memastikan keselamatan warga, serta membantu koordinasi penanganan lebih lanjut,” berdasarkan keterangan dalam laporan.

Sungai Ladongi selama ini menjadi salah satu kawasan yang diwaspadai warga karena keberadaan buaya. Satwa tersebut disebut beberapa kali muncul di sekitar sungai dan sebelumnya pernah menyebabkan korban jiwa.

Polisi mengimbau masyarakat tidak melakukan penanganan sendiri apabila menemukan satwa liar berbahaya. Warga diminta segera melapor kepada aparat atau instansi terkait agar proses evakuasi dapat dilakukan secara aman.

Reporter : Dandi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *